Komisi B Dukung Evaluasi Mendalam pada Program Kurma


Bambang Pujianto


SIDOARJOFILE.COM - Ketua komisi B DPRD Sidoarjo Bambang Pujianto, sepakat program Kartu Usaha Perempuan Mandiri (KURMA) ditunda sampai ada perbaikan pada regulasi dan proses penilaian usaha di lapangan.

Pasalnya, dirinya banyak menerima informasi, rekrutmen kelompok usaha perempuan mandiri yang bakal menerima bantuan itu mengarah pada kepentingan “politik”.

“Program inikan murni dari APBD, seharusnya memang kelompok usaha perempuan yang menerima penghargaan, tidak dikondisikan pada kepentingan politik tertentu,” ujar Bambang Pujianto, Kamis (19/5/2022).

Karenanya, sebagai mitra kerja dari dinas koperasi dan usaha mikro, pihaknya meminta pencairan dana itu ditunda sampai ada regulasi yang baik untuk rekrutmen usaha perempuan itu.

“Kita sudah minta dinas koperasi dan BPR Delta Artha untuk tidak mencairkan dana Kurma ini. Kita ingin semua berjalan baik,” ujarnya.

Sebelumnya , Dinas Koperasi sudah menyatakan menunda program Kurma ini. Bahkan program pemberian bantuan uang tunai antara Rp 5 juta hingga Rp 50 juta itu ditunda hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Ada sesuatu yang perlu disempurnakan dulu,” jelas Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop & UM) Sidoarjo, M. Edi Kurniadi seperti dikutip melalui media online.

Jika mengacu pada suratnya yang dilayangkan pada Plh Sekda Sidoarjo pada 25 April lalu, disebutkan tentang akan dilakukannya perubahan terhadap Perbup no 26 tahun 2022 yang menjadi salah satu peraturan yang melandasi program tersebut.

Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo menyebut sasaran program KURMA tahun ini menyentuh 2.400 kelompok usaha milik perempuan di semua kecamatan.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Sidoarjo M Edi Kurniadi mengatakan, KURMA merupakan program prioritas bupati dan wakil bupati.

Program itu berupa penghargaan bantuan permodalan sebesar Rp 5-50 juta pada kelompok perempuan yang berbasis RT.

Di Sidoarjo ini, kata Edi, jumlah RT ada sebanyak 8.467 titik. Pihaknya menargetkan ada 35 persen dari jumlah RT tersebut mendapat bantuan permodalan melalui KURMA ini. (Abidin)

Lebih baru Lebih lama
sidoarjofile.com