Presiden Prabowo Bahas Pertahanan Nasional dengan Jenderal Dudung di Tengah Dinamika Global

Presiden Prabowo Subianto menerima Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman di Istana Merdeka, Jakarta, untuk membahas situasi pertahanan dan keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global. (Foto: BPMI Setpres)

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/4/2026), guna membahas perkembangan situasi pertahanan dan keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global yang terus berkembang.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah untuk memastikan sistem pertahanan nasional tetap adaptif dalam menghadapi perubahan situasi global yang berpengaruh terhadap stabilitas keamanan dalam negeri.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden menerima laporan mengenai kondisi terkini di bidang pertahanan dan keamanan nasional, termasuk dinamika geopolitik internasional yang perlu diantisipasi secara cermat.
“Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menerima laporan terkait dinamika geopolitik serta perkembangan di bidang pertahanan dan keamanan,” ujar Teddy dalam keterangan tertulisnya.
Presiden Prabowo Subianto menerima Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman di Istana Merdeka, Jakarta, untuk membahas situasi pertahanan dan keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik global. (Foto: BPMI Setpres)

Selain menerima laporan strategis, Presiden Prabowo juga memberikan arahan mengenai langkah-langkah geostrategis ke depan untuk memperkuat sistem pertahanan nasional serta menjaga stabilitas keamanan bangsa di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
“Sekaligus memberikan arahan strategis untuk langkah geostrategi ke depan,” lanjut Teddy.

Langkah tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kedaulatan negara melalui penguatan sektor pertahanan yang responsif terhadap dinamika global. Di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik internasional, pemerintah berupaya memastikan seluruh perangkat pertahanan nasional berada dalam kondisi siap menghadapi berbagai potensi ancaman.
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Jenderal Dudung juga mencerminkan konsolidasi berkelanjutan pemerintah dalam membangun sistem keamanan nasional yang tangguh dan berkelanjutan, demi menjaga stabilitas nasional serta melindungi kepentingan strategis bangsa Indonesia.
Kebijakan pertahanan yang terukur dan responsif dinilai menjadi faktor penting untuk menjaga ketahanan nasional di tengah perubahan geopolitik dunia yang berlangsung dinamis.(Ac)

Sumber resmi: BPMI Sekretariat Presiden
 


Sidoarjo File id 2026-04-22T07:00:00+07:00 Presiden Prabowo Bahas Pertahanan Nasional dengan Jenderal Dudung di Tengah Dinamika Global
Lebih baru Lebih lama
sidoarjofile.com - Menguak Yang Tersembunyi