KKN-PPM UGM Diminta Dukung Indeks Inovasi Daerah Ngawi

  



Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D. (kiri) saat menitipkan mahasiswa KKN-PPM UGM kepada Camat Jogorogo, Teguh Wahyudi S.E. M.Si. (tengah) di Kantor Kecamatan Jogorogo, 28 Juni 2022. Hadir pula Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kabupaten Ngawi, Sargian Januardy, SH., MM. (kanan)


Sidoarjofile.com - (NGAWI, JATIM) 29/6 | UGM baru saja menerjunkan 6.247 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) mulai 25 Juni-13 Agustus 2022. Pada periode II ini sebaran mahasiswa KKN-PPM di seluruh Indonesia meliputi 28 provinsi, 85 kabupaten/kota, 197 kecamatan, dan 441 desa. Salah satunya berada di Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi.

Mahasiswa KKN-PPM UGM di Kabupaten Ngawi diterima oleh Camat Jogorogo, Teguh Wahyudi S.E. M.Si. di kantor kecamatan, 28 Juni 2022. Hadir 28 mahasiswa beserta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D. Nampak pula Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kabupaten Ngawi, Sargian Januardy, SH., MM., Kepala Desa Brubuh, H. Muhtarom, beserta perangkat Kecamatan Jogorogo.

Dalam sambutannya, Sargian Januardy meminta mahasiswa KKN-PPM untuk memberikan semua ilmu yang dimilikinya kepada masyarakat Jogorogo. Mahasiswa diharapkan pula bisa merubah persepsi masyarakat, khususnya Desa Brubuh dan Desa Jaten sebagai tempat lokasi KKN-PPM.
“Merubah persepsi masyarakat tidak banyak anggarannya. Program ini tidak populer, berbeda dengan membangun jalan. Padahal perubahan persepsi dibutuhkan agar masyarakat dapat mendukung pembangunan daerah,” jelas Sargian.

Selain itu, Sargian Januardy pun menginginkan para mahasiswa KKN-PPM UGM dapat membantu peningkatan Indeks Inovasi Daerah, terutama di Kecamatan Jogorogo. Setiap tahun, Kementerian Dalam Negeri mengukur Indeks Inovasi Daerah dengan memakai sekitar 36 indikator penilaian. Indeks Inovasi Daerah sesungguhnya mendorong terwujudnya budaya kerja kreatif dan inovatif. Selanjutnya, daerah ditargetkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik, dan daya saing daerah.




Camat Jogorogo, Teguh Wahyudi S.E. M.Si. saat menerima mahasiswa KKN-PPM UGM di Kantor Kecamatan Jogorogo, 28 Juni 2022. Hadir pula Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kabupaten Ngawi, Sargian Januardy, SH., MM. (kanan) dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D. (kiri)


Sementara itu, Atus selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) menitipkan semua mahasiswa KKN-PPM UGM kepada Pemerintah Daerah Ngawi dalam rangka melaksanakan program bertemakan “Penguatan Kapasitas Masyarakat dalam rangka Pemulihan Pasca Pandemi Covid-19 untuk Mendukung Pemanfaatan dan Pelestarian Sumber Daya Alam di Desa Jaten dan Desa Brubuh, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi”. Sebelum mengabdi di Kecamatan Jogorogo pada tahun kedua, dosen Fakultas Kehutanan UGM ini selama 7 tahun telah menyelesaikan program KKN-PPM UGM di Kecamatan Pitu dan Kecamatan Sine. Sumberkoso (IG: sumberkoso_ngawi) merupakan salah satu karya KKN-PPM UGM bersama Kelompok Sadar Wisata Desa Wisata Hijau Girikerto (DeWiGiri). Sedangkan kontribusi di Kecamatan Pitu dilanjutkan melalui program-program pengabdian oleh Departemen Silvikultur dan hutan pendidikan KHDKTK Getas, Fakultas Kehutanan UGM.

Pelaksanaan KKN-PPM UGM, menurut Atus, diharapkan dapat menghasilkan para pemimpin muda yang berempati dan peduli terhadap permasalahan masyarakat, yang dijiwai Pancasila.
“Selama 50 hari ini semoga bisa mengasah keuletan dan etos kerja, serta menguji tanggung jawab dan kemandirian mahasiswa. Tentu melatih pula jiwa kepemimpinan dan semangat wira usaha mereka,” sambung Atus.


Adapun Camat Jogorogo, Teguh Wahyudi S.E. M.Si. saat menutup sambutannya menitipkan beberapa program KKN-PPM UGM, seperti pembangunan rumah burung hantu untuk mengurangi populasi tikus, penanaman padi organik, dan pemasaran ketela menjadi produk setengah jadi, serta pengembangan wisata alam di lereng Gunung Lawu, berdampingan dengan Desa Girimulyo. Mantan Camat Sine ini pun mempersilahkan para mahasiswa untuk mendalami praktek-praktek pertanian di Desa Tanjungsari, Jogorogo. ( A*)




Puluhan mahasiswa KKN-PPM UGM didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D. foto bersama Camat Jogorogo, Teguh Wahyudi S.E. M.Si., Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kabupaten Ngawi, Sargian Januardy, SH., MM., Kepala Desa Brubuh, H. Muhtarom, beserta perangkat Kecamatan Jogorogo.







Lebih baru Lebih lama
sidoarjofile.com