BANYUWANGI — Pemerintah Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, mematangkan persiapan pelaksanaan Fun Run dan lomba dancer yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (8/11/2026). Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) di Balai Desa Yosomulyo, Rabu (14/10/2026), yang melibatkan unsur pemerintah desa, lembaga pendidikan, media, dan masyarakat.
Rakor dihadiri Kepala Desa Yosomulyo Drs. Joko Utomo, M.Pd., beserta jajaran perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Direktur Media P1News, para kepala sekolah SD/MI se-Desa Yosomulyo, serta Barisan Garis Depan Desa (Brigade Desa).
Selain mematangkan persiapan kegiatan, rapat tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan potensi desa melalui berbagai kegiatan kreatif. Pemerintah Desa Yosomulyo bertekad menjadikan wilayahnya sebagai salah satu pusat penyelenggaraan kegiatan dan festival di Banyuwangi melalui semangat “Raja Event” dan “Ratu Festival”.
Di tengah keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi, Pemerintah Desa Yosomulyo berupaya tetap menghadirkan kegiatan kreatif melalui kolaborasi dengan pihak ketiga, termasuk Media P1News, serta dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.
Dalam arahannya, Joko Utomo menekankan pentingnya penguatan program Yosomulyo School Branding. Ia mengimbau seluruh lembaga pendidikan SD/MI di wilayahnya untuk mengembangkan program unggulan sesuai dengan potensi dan kapasitas masing-masing sekolah.
Menurut Joko, pengembangan program unggulan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi peserta didik.
“Setiap sekolah diharapkan mampu melahirkan program unggulan sesuai potensi dan kapasitas masing-masing. Dengan begitu, dunia pendidikan di Yosomulyo dapat terus berkembang mengikuti tuntutan zaman, sekaligus memastikan anak-anak merasa nyaman di lingkungan sekolahnya,” ujar Joko.
Joko juga menyoroti fenomena sosial yang berkembang di masyarakat, termasuk tren hiburan sound horeg. Ia mengajak masyarakat dan dunia pendidikan untuk menyikapi fenomena tersebut secara cermat dan bijaksana, bukan semata-mata dengan penolakan.
Menurut dia, perkembangan tren di masyarakat dapat disikapi dengan menghadirkan alternatif kegiatan yang lebih santun, edukatif, kreatif, dan mendidik bagi generasi muda.
Sementara itu, Direktur Media P1News, Iqbal Mustika, mengapresiasi potensi dan semangat kolaborasi yang dimiliki Desa Yosomulyo. Menurut dia, pihaknya telah beberapa kali bermitra dengan pemerintah desa dalam penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar yang berjalan sukses berkat dukungan dan kekompakan masyarakat.
“Desa Yosomulyo ini luar biasa. Kami sudah beberapa kali bermitra dalam penyelenggaraan event besar, dan alhamdulillah kegiatan-kegiatan tersebut dapat berjalan sukses. Salah satu kekuatan utamanya adalah dukungan serta kekompakan masyarakat. Semangat gotong royong inilah yang perlu terus dijaga agar Yosomulyo semakin berkembang dan mampu menghadirkan kegiatan yang kreatif serta bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Iqbal.
Melalui sinergi pemerintah desa, lembaga pendidikan, media, dan masyarakat, pelaksanaan Fun Run dan lomba dancer pada 8 November mendatang diharapkan berjalan lancar. Selain menjadi ajang olahraga dan kreativitas, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kebersamaan warga sekaligus mendorong pengembangan potensi Desa Yosomulyo.
