Kades Yosomulyo Joko Utomo Tekankan Integritas dan Karakter di SDN 5 Yosomulyo, Singgung Sejarah Sekolah Unggulan



BANYUWANGI – Kepala Desa Yosomulyo, Drs. Joko Utomo Purniawan, M.Pd., menegaskan bahwa integritas dan penguatan karakter merupakan fondasi mutlak bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman. Pesan tersebut disampaikan Joko saat bertindak sebagai Inspektur Upacara di SD Negeri 5 Yosomulyo, Senin (20/4/2026).

Di hadapan ratusan siswa dan tenaga pendidik, Joko menekankan bahwa pendidikan karakter tidak boleh berhenti pada slogan semata, melainkan harus terinternalisasi dalam perilaku sehari-hari.

"Nilai-nilai kejujuran, disiplin, dan integritas bukan sekadar kata-kata. Ini adalah modal utama dalam membangun karakter bangsa. Generasi muda harus tumbuh menjadi pribadi yang kuat, jujur, dan memiliki keberanian moral untuk membela kebenaran," ujar Joko dalam amanatnya yang berlangsung khidmat.

Dalam kesempatan tersebut, Joko juga mengajak para siswa untuk meneladani sejarah panjang sekolah tersebut. Ia mengingatkan bahwa SDN 5 Yosomulyo, yang dulunya dikenal sebagai SDN 1 Yosomulyo, merupakan sekolah unggulan yang telah mencetak banyak alumni sukses di berbagai bidang.

"Nama besar sekolah ini harus dijaga. Prestasi yang telah ditorehkan para alumni terdahulu harus menjadi motivasi bagi anak-anak saat ini untuk lebih tekun belajar agar sejarah kesuksesan tersebut terus berlanjut," tambahnya.

Selain menyoroti aspek moral dan akademik, Joko memaparkan korelasi antara pengembangan bakat dengan pembentukan mentalitas siswa melalui program unggulan desa bertajuk "Yosomulyo Desa Menari". Menurutnya, seni tari adalah sarana melatih disiplin melalui empat pilar kearifan lokal: Wiraga (raga), Wirama (irama), Wirasa (rasa), dan Wirupa (wujud).

"Keselarasan keempat unsur ini adalah representasi dari keselarasan hidup. Melalui 'Yosomulyo Desa Menari', kita belajar tentang identitas dan semangat kebersamaan. Ini sejalan dengan motto desa kita, 'Beda tapi Mesra', di mana perbedaan justru menjadi rajutan keindahan," jelasnya.

Joko juga mensosialisasikan pentingnya school branding kepada pihak sekolah. Program ini diharapkan dapat memperkuat identitas unik SDN 5 Yosomulyo sehingga memiliki daya saing tinggi dan menumbuhkan rasa bangga bagi seluruh warga sekolah.

Kepala Sekolah SDN 5 Yosomulyo, Asmanah, S.Pd., memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran pimpinan desa tersebut. Menurutnya, kehadiran tokoh masyarakat memberikan suntikan motivasi yang signifikan bagi para siswa.

"Kehadiran Bapak Kades memberikan perspektif baru bagi anak-anak. Mereka menjadi lebih termotivasi untuk giat belajar sekaligus lebih mencintai budaya lokal yang ada di desa mereka sendiri," ungkap Asmanah.

Upacara diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang hangat. Para siswa tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan, mulai dari teknis program desa hingga impian masa depan Yosomulyo. Sebagai penutup, Joko berpesan agar para siswa menjauhi perilaku negatif dan tetap teguh pada norma hukum serta sosial.

"Kalian adalah masa depan bangsa. Indonesia menanti generasi yang cerdas secara akademik sekaligus kokoh secara karakter," pungkas Joko. 

Kegiatan pun ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara pemerintah desa dan institusi pendidikan.










Lebih baru Lebih lama
sidoarjofile.com - Menguak Yang Tersembunyi