Safari Ramadan di Yosomulyo, Kapolsek Gambiran Ajak Warga Kompak Jaga Kamtibmas



Selain keamanan fisik, AKP Dwi Wijayanto memberikan perhatian khusus pada maraknya penipuan daring (online). Ia menyebut saat ini terjadi pergeseran modus operandi kejahatan; dari cara konvensional seperti merusak gembok, kini beralih menggunakan ponsel untuk menguras harta korban.


Sidoarjo File - BANYUWANGI – Kapolsek Gambiran, AKP Dwi Wijayanto, S.H., mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta kebersihan lingkungan. Hal tersebut disampaikan guna mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, terutama selama bulan suci Ramadan.

Pesan ini disampaikan AKP Dwi Wijayanto saat menghadiri kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Desa Yosomulyo di Mushola Al Ikhlas, Dusun Sidorejo Kulon, Kecamatan Gambiran, Kamis (5/3/2026),Sore.

"Keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama. Kalau lingkungan kompak dan peduli, peluang pelaku kejahatan akan semakin kecil," ujar AKP Dwi Wijayanto di hadapan para jamaah.

Dalam arahannya, Kapolsek menekankan pentingnya menjaga kesucian bulan Ramadan dengan menghindari kegiatan yang mengganggu ketertiban umum. 

Ia meminta warga meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada malam hari, untuk mengantisipasi aksi pencurian. Masyarakat juga diminta tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.

Selain keamanan fisik, AKP Dwi Wijayanto memberikan perhatian khusus pada maraknya penipuan daring (online). Ia menyebut saat ini terjadi pergeseran modus operandi kejahatan; dari cara konvensional seperti merusak gembok, kini beralih menggunakan ponsel untuk menguras harta korban.

“Harap berhati-hati dalam transaksi apapun. Jangan mudah percaya pihak tidak bertanggung jawab. Cek dulu kebenarannya, pastikan valid. Usahakan bertemu langsung dan jangan tergiur harga murah yang tidak masuk akal,” tegasnya.

Menindaklanjuti pesan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., Kapolsek juga mengingatkan warga akan bahaya menyalakan petasan. Selain mengganggu kekhusyukan ibadah, petasan dinilai membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

Kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat untuk menciptakan situasi kondusif hingga Hari Raya Idul Fitri mendatang.

Lebih baru Lebih lama
sidoarjofile.com - Menguak Yang Tersembunyi