BANYUWANGI – Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan konsolidasi organisasi yang berlangsung khidmat di Gedung Bhayangkara, Jl. Letkol Istiqlah No.92E/40, Kelurahan Singonegaran, Banyuwangi,Rabu (4/2/2026).
Kegiatan konsolidasi yang digelar mengusung tema, "Penguatan Peran Senkom Mitra Polri Dalam Ketertiban Berlalulintas serta Upaya Deteksi Dini dan Cegah Dini Potensi Konflik di Masyarakat."
Sebanyak 175 anggota Senkom dari berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Banyuwangi hadir untuk memperkuat soliditas dan kapasitas organisasi dalam membantu menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).
Acara yang menghadirkan nara sumber dari Polresta dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Banyuwangi dibuka secara resmi oleh Dewan Pembina Senkom Mitra Polri Banyuwangi, H. Hariadji Sugito.
Menurut H. Hariadji Sugito, program pembinaan anggota harus dilakukan secara berkelanjutan agar peran Senkom dalam tiga klaster pengabdian yakni Kamtibmas, Kebencanaan, dan Bela Negara tetap optimal.
"Slogan 'Menembus Jarak Tanpa Batas, Siaga Saat Aman Ada Saat Dibutuhkan' harus betul-betul terpatri dalam jiwa dan diimplementasikan melalui kontribusi karya nyata di tengah masyarakat," tegas H. Hariadji.
Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Banyuwangi, Alfan Abdillah, mengungkapkan setelah penanda tanganan Nota Kesepahaman (MoU) terbaru antara Pengurus Pusat Senkom dengan Kapolri, saat ini ruang lingkup kerja sama Senkom dengan Polri menjadi lebih luas.
"Jika sebelumnya koordinasi Senkom dominan di bawah Ditbinmas, kini telah diperluas mencakup tiga bidang utama: pembinaan masyarakat bersama Ditbinmas, deteksi dini melalui Ditintelkam, serta pembinaan kesadaran berlalu lintas bersama Ditlantas Polri," ujar Alfan.
Lebih lanjut dia menambahkan koordinasi teknis di tingkat lokal dengan Polresta Banyuwangi terus dipererat dan diperkuat guna menyelaraskan langkah di lapangan.
Konsolidasi Senkom Mitra Polri Banyuwangi kali ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten yang memberikan pembekalan teknis bagi para anggota.
Nara sumber yang memberikan pembekalan adalah; Kompol Basori Alwi, SH., MH. (Kasat Binmas Polresta Banyuwangi) yang memaparkan materi Peran aktif Senkom dalam Edukasi Kamtibmas di akar rumput.
Selanjutnya Iptu Samsul Muarif (KBO Sat Intelkam g Polresta Banyuwangi) yang mewakili Kasat Intelkam, yang memaparkan teknik deteksi dini untuk memetakan potensi konflik sosial agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata.
Pemateri yang lain adalah Drs. Agus Mulyono, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi, menekankan pentingnya Wawasan Kebangsaan dan Sistem Peringatan dini.
"Keamanan yang efektif tidak hanya bergantung pada respons setelah kejadian, tetapi lebih pada bagaimana kita membangun benteng pencegahan dan sistem peringatan dini yang sensitif terhadap potensi konflik," ujar Agus Mulyono.
Dengan menggelar konsolidasi organisasi, Agus Mulyono berharap Senkom Mitra Polri Banyuwangi semakin solid sebagai mitra strategis Polri dan pemerintah dalam memelihara dan menjaga kondusifitas wilayah.
Penguatan kapasitas di bidang intelijen (deteksi dini) salah satunya dimaksudkan untuk mendukung terwujudnya situasi yang aman, tentram tertib dan kondusif di Banyuwangi.

.jpg)