BANYUWANGI - Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Andi Syafrani, SH., MCC., CLA., CM., SHEEL, didampingi jajaran pengurus DPP LIRA melakukan audiensi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Suyudi Ario Seto pada Selasa (6/1/2026). Langkah ini dilakukan LIRA sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dan mendukung agenda nasional dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika di Tanah Air.
Andi Syafrani menegaskan LIRA sebagai organisasi kemasyarakatan yang konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial dan advokasi publik. "LIRA mendukung agenda nasional, khususnya upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) oleh Badan Nasional Narkotika (BNN) Republik Indonesia," ujarnya saat bertemu Kepala BNN Republik Indonesia, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, di Kantor BNN RI, Cawang, Jakarta Timur.
Dalam kesempatan itu, Presiden Lumbung Informasi Rakyat, Andi menyampaikan apresiasi atas kinerja Kepala BNN RI beserta jajaran yang dinilai menunjukkan capaian positif dan progresif sepanjang tahun 2025 dalam pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Andi juga menyampaikan rencana pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II LIRA yang akan diselenggarakan di Puncak, Bogor.
"LIRA sebagai organisasi kemasyarakatan yang telah memasuki hampir dua dekade pengabdian dan memiliki jaringan hingga ke daerah, siap mendukung langkah-langkah strategis Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI)," ungkapnya.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penguatan peran kontrol sosial, edukasi publik yang berkelanjutan, serta pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan organisasi sayap LIRA, yakni Pemuda LIRA dan Perempuan LIRA.
Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas komitmen serta dukungan aktif LIRA dan organisasi sayapnya, dalam mendukung pelaksanaan program P4GN di tengah masyarakat.
“Kami mengapresiasi peran serta LIRA sebagai organisasi kemasyarakatan yang turut mendukung program BNN. Kami berharap LIRA terus menjalankan fungsi kontrol sosial dan memberikan edukasi serta pencerahan kepada masyarakat mengenai bahaya narkotika,” ujar Kepala BNN RI.
Sementara itu, Bupati LIRA Banyuwangi, Drs Joko Utomo Purniawan, M.Pd., menyatakan siap mendukung DPP LIRA dan menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional di Kabupaten Banyuwangi dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai bagian dari kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.
Dukungan tersebut kata Joko diwujudkan melalui penguatan peran kontrol sosial, edukasi publik yang berkelanjutan.
Pada prinsipnya, LIRA yang merupakan Non-Governmental Organization (NGO) sejak berdiri memiliki tujuan utama untuk memberikan advokasi kepada masyarakat. Selain itu juga harus sinkron dengan program kerja dari pemerintah. Karena LIRA memiliki motto shadow goverment atau pemerintah bayangan.
